Arsip

UPAYA PENANGANAN SAMPAH DI MASYARAKAT DENGAN PRINSIP RE-USE

A.   PENDAHULUAN

Sampah merupakan masalah yang tak ada habisnya. Semakin hari sampah semakin menumpuk. Perbandingan antara jumlah sampah yang dihasilkan tidak seimbang dengan sampah yg diolah. Dengan bertambahnya aktifitas manusia, pertambahan jumlah pendduk, namun ketersediaan ruang hidup manusia relatif tetap. Semakin maju gaya hidup manusia, maka semakin banyak sampah yang dihasilkan. Baca lebih lanjut

Pengendalian Scorpionida Secara Biologi dan Kimia

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Berkembangnya, meluasnya, dan timbulnya kembali penyakit-penyakit yang ditularkan oleh arthropoda masih menjadi masalah yang kita hadapi. Arthropoda (dalam bahasa latin, Arthra = ruas , buku, segmen ; podos = kaki) merupakan hewan yang memiliki ciri kaki beruas, berbuku, atau bersegmen. Segmen tersebut juga terdapat pada tubuhnya. Baca lebih lanjut

Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pertambangan

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar belakang

Kondisi  keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perusahaan di Indonesia secara umum diperkirakan termasuk rendah. Pada tahun 2005 Indonesia menempati posisi yang buruk jauh di bawah Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand. Kondisi  tersebut mencerminkan kesiapan daya saing perusahaan Indonesia di dunia internasional masih sangat rendah. Indonesia akan sulit menghadapi pasar global karena mengalami ketidakefisienan pemanfaatan tenaga kerja (produktivitas kerja yang rendah). Padahal kemajuan perusahaan sangat ditentukan peranan mutu tenaga kerjanya. Karena itu disamping perhatian perusahaan, pemerintah juga perlu memfasilitasi dengan peraturan atau aturan perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Nuansanya harus bersifat manusiawi atau bermartabat. Baca lebih lanjut

Laporan Kunjungan di PT Geo Dipa Dieng

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar belakang

Indonesia adalah salah satu Negara berkembang yang memiliki berbagai sektor dibidang pekerjaan, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pertambangan hingga industri dan perusahaan yang lainnya. Semua pekerjaan yang ada selalu membutuhkan tenaga manusia. Tenaga manusia sebagai salah satu faktor produksi di perusahaan, merupakan salah satu kesatuan biologis yang mempunyai peran sama dengan faktor produksi lainnya (dana permodalan, alat produksi, dan sebagainya). Karena itu pemeliharaan dan pengembangan tenaga manusia, memerlukan perhatian khusus di samping perhatian terhadap faktor produksi lainnya, tidak akan  punya apa-apa ditinjau dari produktivitas kerja di perusahaan. Baca lebih lanjut

Pestisida pada petani

BAB I

PENDAHULUAN

 A.      Latar belakang

Indonesia adalah salah satu Negara berkembang dan Negara Agraris yang sebagian penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Petani merupakan kelompok kerja terbesar di Indonesia. Meski ada kecenderungan semakin menurun, angkatan kerja yang bekerja pada sektor pertanian, masih berjumlah sekitar 40% dari angkatan kerja. Banyak wilayah Kabupaten di Indonesia yang mengandalkan pertanian, termasuk perkebunan sebagai sumber Penghasilan Utama Daerah. Baca lebih lanjut

PLASMODIUM KNOWLESI

BAB I

PENDAHULUAN

 A.    Latar Belakang

Lebih dari 500 juta penduduk dunia per tahun terinfeksi malaria dan lebih dari sejuta orang per tahun meninggal dunia. Kasus malaria terbanyak terdapat di kawasan Afrika dan beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. Pertarungan negara-negara itu melawan malaria semakin mendapatkan tantangan dengan adanya jenis baru malaria yang disebabkan Plasmodium knowlesi. Malaysia lebih dulu berhadapan dengan infeksi Plasmodium knowlesi. Baca lebih lanjut

Pengendalian Pinjal dalam Hubungan dengan Kesehatan Lingkungan

BAB I

PENDAHULUAN

            Berkembangnya, meluasnya, dan timbulnya kembali penyakit-penyakit yang ditularkan oleh arthropoda terutama serangga seperti penyakit demam berdarah, chikungunya, malaria, dan masih banyak penyakit yang lainnya di Indonesia telah mengakibatkan banyak kematian pada sebagian penderita dan ketakutan besar bagi masyarakat. Hal ini menuntut adanya perhatian yang lebih khusus untuk mengenali, mencegah, dan mengendalikan penyakit-penyakit tersebut. Baca lebih lanjut