SAMPAH MENJADI BERKAH

Assalamu’alaikum wr wb..

Hay sahabat Blog,,,,setelah sekian lama saya tidak berkunjung di dunia maya yang satu ini,,,,kangen rasanya ingin menggoreskan tulisan-tulisan. Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku catat disini,,tetapi kadang waktu yang gg bisa buat kompromii, hehe…(alias sok sibuk gituuu)

Di kesempatan kali ini,,,aku ingin membahas tentang SAMPAH. Yaah…sambil mengingat ilmu yang didapat dibangku perkuliahan dulu,,,🙂

Judulnya,,,,,

“SAMPAH MENJADI BERKAH”

Mungkin sebagian orang memang malas membahas tema yang satu ini…tp..dibalik sampah yang selalu membuat masalah,,,kalau diamatii,,banyak banget looh manfaat baik sampah,, (jgn dipandang jeleknya saja sobat..)

Seperti yang kita ketahui.. Sampah adalah segala sesuatu dari aktivitas manusia atau hewan yang sudah tidak digunakan lagi, dibuang karena tidak diinginkan atau tidak digunakan lagi dan belum memiliki nilai ekonomis…kurang lebihnya kayak gitu deh,,,heheee

Membahas tentang sampah memang tidak ada ujungnya, baik dari pengertian sampah yang begitu banyak, jenis-jenis sampah, sumber-sumber sampah, problem atau masalah yang ditimbulkan di berbagai pihak, maupun solusi penanganannya pun sangat beraneka ragam. Marii kita bahas satu per satuu…

Pengertian sampah sudah disebutkan diatas,,sedangkan jenis-jenis sampah diantaranya yaitu

  1. Garbage (Sampah Basah)

  2. Rubbish (Sampah Kering)

  3. Ashes (Debu)

  4. Street Sweeping

  5. Dead Animal

  6. House hold Refuge

  7. Abandon Vehicle (Bangkai Kendaraan)

  8. Sampah Industri

  9. Construction Waste (Sisa Pembangunan Gedung)

  10. Sewage Solid

  11. Sampah Khusus (Batu Baterai)

Sedangkan janis sampah berdasarkan sifatya tentu kita sudah hafal..

  1. Sampah Organik

    yaitu sampah yang mengandung senyawa-senyawa organik. Yang termasuk sampah organik adalah daun-daunan, sisa-sisa makanan, sayuran, buah, potongan ranting, rumput, dll. Intinya ya yang dapat membusuk.

  2. Sampah Anorganik

    yaitu sampah yang terdiri dari kaleng, plastik, besi, gelas, atau logam lain yang tersusun oleh senyawa-senyawa anorganik. Intinya ya kebalikan dari sampah organik alias tidak dapat membusuk.. hehe

Sampah jika dibiarkan begitu saja tanpa pengelolaan yang baik akan menjadi masalah serius bagi manusia dan lingkungannya,,seperti pencemaran baik udara, air, maupun tanah, menyebabkan banjir, sumber panyakit dan mengurangi nilai estetika.

Nah,,ada beberapa pengaruh sampah tehadap kesahatan lho….diantaranya :

  1. Sarang Vektor dan Binatang Pengerat

    lalat => diare

    tikus => leptospirosis, pes.

  2. Sumber Infeksi

    paku, pecahan kaca, dll.

  3. Mencemari Tanah dan Air

    Pestisida

  4. Sampah B3

  5. Mengganggu Estetika

Cukup Extrim yaa kawan,,,

Oleh karena itu,,alangkah baiknya bila kita senantiasa menjaga lingkungan kita, mulai dari lingkungan yang terkecil deh yaitu lingkungan rumah masing-masing. Logikanya,, kalau setiap individu sadar akan bahaya sampah dan mau mengolahnya walaupun hanya dilingkungan rumahnya saja,,tapi jika itu dilakukan dari individu-individu maka akan menjadi banyak individu yang mengolahnya dan akan mempermudah pula kita untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari si sampah itu deh,,,

Metode pengelolaan sampah juga banyak sekali macamnya, metode pengelolaan sampah biasanya berbeda-beda tergantung tipe zat sampah, maupun ketersediaan areanya,, tapi tujuannya sama, yaitu

  1. Mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis

  2. Mengolah sampah menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup

Sekarang mari kita bahas mengenai prinsip pengolahan sampah Rumah Tangga dan penerapannya. Para ilmuwan banyak yang menyebut prinsip 3 R, ada pula yang 4 R, bahkan ada yang 5 R. saya akan membahas yang 3 R saja…yaitu:

  1. Reduce / Mengurangi

    Meminimalkan barang atau material yang kita gunakan, misalnya mengurangi pemakaian kantong plastik dengan memakai tas kain yang awet dan bisa dipakai berulang-ulang.

  2. Reuse / Menggunakan Kembali

    Menggunakan barang yang bisa dipakai kembali,,dengan kata lain yaitu memperpanjang umur suatu barang agar tidak cepat menjadi sampah. Sampah rumah tangga yang bisa digunakan untuk dimanfaatkan seperti : koran bekas, kardus bekas susu, kaleng susu, dll.

  3. Recycle / Mendaur Ulang

    Merubah bentuk suatu barang. Sebisa mungkin, barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan sampah anorganik bisa didaur ulang menjadi kerajinan, dll.

Beberapa Manfaat dari Sistem 3 R tersebut diantaranya yaitu:

  1. Mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal

  2. Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat

  3. Menghemat biaya pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

  4. Mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

  5. Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan.

MERUBAH SAMPAH MENJADI BERKAH

Sampah yang sering kita jumpai di lingkungan rumah kita ada 2, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merubah sambah menjadi barang yang berkah dan bermanfaat,

  1. Sampah Organik

    Sampah organik / sampah yang bisa membusuk dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik baik bentuk cair maupun padat, dengan cara sederhana, menggunakan bahan lokal serta bisa dilakukan disetiap rumah tangga, dengan cara

    a. Dimanfaatkan menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dengan alat komposter / tong Lindi

    b. Dimanfaatkan menjadi Pupuk Padat dengan alat komposter sederhana / skala rumah tangga

contoh komposter skala rumah tangga

contoh komposter skala rumah tangga

Untuk membuat komposter sederhana skala rumah tangga seperti contoh diatas caranya mudah, kita dapat menggunakan ember bekas cat maupun ember baru yang ukurannya cukup besar, caranya:

  1. siapkan ember atau bekas cat dengan ukuran besar,

  2. lubangi dibagian bawah ember untuk tempat kran,

  3. Setelah dilubangi, kran dipasang dengan menggunakan lem,

    hasil setelah kran dipasang

    hasil setelah kran dipasang

     

  4. Letakkan saringan (jika tidak ada bisa menggunakan bambu), letakkan di dalam ember. Hal ini dimaksudkan agar sampa-sampah yang diletakkan nantinya tidak jatuh hingga dasar ember sehingga ada ruang untuk tempat Lindi (Pupuk Organik Cair) sehingga kita mudah mendapatkannya yaitu hanya dengan memutar kran saja.

  5. Komposter sederhana skala rumah tangga sudah siap untuk digunakan.

    contoh komposter di rumah ku  :)

    contoh komposter di rumah ku🙂

     

    Untuk membuat pupuk padat, kita bisa langsung membuang sampah organik seperti sisa sayuran, buah-buahan, bungkus tempe, dll kedalam komposter tersebut..namun sebelum dimasukkan, sampah-sampah organik seperti (sisa sayuran, daun pembungkus tempe, dll) dicacah terlebih dahulu atau dipotong-potong kecil-kecil. Hal ini dimaksudkan agar lebih banyak tempat yang tersedia. Jangan lupa setiap hari harus diaduk ya sobaat…🙂

Nah,, ada cara juga agar sampah organik tersebut cepat membusuk sobat…kita bisa menggunakan EM4 (beli di toko) atau bisa juga menggunakan MOL/ Micro Organisme Local (membuat sendiri di rumah). Pilih yang mana hayooo…. pastinya pilih membuat MOL sendiri kaan,,,,??? caranya juga mudah kog sobat…

MOL sering juga disebut sebagai Biostarter, yaitu cairan yang berisi mikroba pengurai sampah manjadi kompos.

Untuk membuat MOL, kita memerlukan alat dan bahan seperti:

  1. alat

    – botol air mineral bekas

    – pisau

  1. bahan

    – air sisa mencuci beras (orang rumah biasa menyebutnya LERI)

    – bawang merah diiris tipis

    – buah dipotong kecil

    – tempe dipoong kecil-kecil

  2. cara pembuatan

    – siapkan seluruh alat dan bahan yang akan digunakan

    – bahan diiris dan dipisahkan masing-masing

    – masukkan air LERI kedalam 3 botol bekas air mineral, hingga ¾ bagian masing-masing botol

    – botol pertama diisi irisan buah

    – botol kedua diisi irisan bawang merah

    – botol ketiga diisi irisan tempe

    – botol ditutup jangan terlalu rapat, agar udara tetap masuk ke botol

    – buka tutup botol sesekali kemudian tutup lagi (2 X sehari)

    – letakkan botol di tempat teduh tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung

    – Fermentasikan bahan-bahan tersebut sampai jadi. Untuk memastikan sudah jadi atau belumnya, caranya yaitu ketika tutup botol dibuka sudah tidak ada bunyi (ceeeeszzzzz) itu berarti fermentasi sudah jadi.

    – pisahkan antara air dan ampas dengan cara disaring (hati-hati yaa sobat…jika terkena tanga agak gatal sedikit)

    – setelah itu, Air dari ketiga botol tersebut dicampur menjadi satu dan dimasukkan ke dalam botol kemudian disimpan di tempat teduh (tidak terkena sinar matahari dan hujan seara langsung), botol ditutup.

    – cairan ini berfungsi sebagai starter, dan dapat disimpan sampai waktu sekitar 3 bulan

    – cara penggunaan biostarter ini yaitu dicampur dengan air sumur dengan perbandingan 1 bagian biostarter dicampur dengan 10 bagian air

    – biostarter siap digunakan dengan cara menyemprotkan dengan sprayer.

Gampang kan??? ayoo…silahkan dicobaa….

tapi,,,,pasti akan ada masalah yang datang jika kita mempunyai komposter sederhana dirumah,,iyaa kaann??

yang pertama ada bau busuk dan banyak lalat, yang kedua menjadi sarang tikus, kecoa, semut, dan belatung. Eiitsszzz jangan kabuur dulu,,,ada solusinya kog,,

  • jangan khawatir jika ada bau busuk,,bau busuk itu disebabkan kompos terlalu basah atau tidak cukup udara. Untuk mengatasinya, tambahkan 2 atau 3 genggam kapur. Aduk kompos agar mendapatkan udara. Begituuu caranya..🙂

  • jika komposter menjadi sarang tikus, kecoa, semut atau bahkan belatung,,jangan khawatir juga..untuk mengatasi masalah ini, tambahkan kapur dan aduk sampah untuk mengusir semut dan kecoa, kemudian tutup komposter. Jangan membuang susu, tulang, daging, dan makanan hasil laut terlalu banyak ke dalam komposter. Tapi,, bisa juga dengan mengoleskan detergen pada bibir komposter,,dijamin belatungnya pada musnah dehh…🙂

sedangkan untuk pupuk cair / lindinya bisa langsung dipanen kog.. dengan memutar kran yang ada dibawah komposter 3 hari sekali dan di letakkan didalam botol. Lindi atau pupuk cair yang dihasilkan alat komposter dapat langsung digunakan dengan cara menambahnya dengan air biasa dengan perbandingan 1:5, dan dapat dipakai untuk semua jenis tanaman lhooo…

beberapa contoh tanaman yang ada dipekarangan rumah saya ni sobat…

beberapa pohon CABAI yang saya tanam

beberapa pohon CABAI yang saya tanam

SELEDRI

SELEDRI

 

 

 

 

 

 

CABAINYA MULAI MEMERAH

CABAINYA MULAI MEMERAH

Daun Bawang alias MUNCANG

Daun Bawang alias MUNCANG

SELADA  :)

SELADA🙂

TERONG

TERONG

JANGAN LUPA DISIRAM SETIAP HARI SOBAT…

IBUKU YANG RAJIN MENYIRAM TANAMAN

IBUKU YANG RAJIN MENYIRAM TANAMAN

  1. Sampah Anorganik

    Sampah Anorganik yang kita jumpai disekitar lingkungan rumah kita memang banyak sekali macamnya, dari plastik bungkus detergen, plastik bungkus makanan ringan, kertas, (gg bisa disebutin semua deh,,,). Sampah anorganik yang tadinya kita acuhkan begitu saja, jika kita olah menjadi beberapa kerajinan yang menarik juga pastinya akan menghasilkan nilai ekonomis yang cukup tinggi lhooo….

    memang di dunia modern ini sudah banyak kalangan yang mempunyai usaha mengolah sampah anorganik tersebut. Misalnya plastik yang diolah menjadi beberapa perabotan rumah tangga, kertas yang diolah menjadi bubur kertas, dan tak jarang pula yang telah memanfaatkannya dengan menggunakan sistem Bank Sampah.

    Dari berbagai macam kerajinan yang bisa dibuat dari sampah anorganik,,,salah satu yang dibuat oleh ibuku dirumah adalah BROS. Semua remaja yang berhijab pasti suka juga menggunakan BROS,, selain berguna untuk merapikan jilbab,,bisa pula untuk menambah keindahan. Bros bisa dibuat dari sampah anorganik seperti bungkus makanan ringan.

 

**SELAMAT MENCOBA**

wassalamu’alaikum wr. wb

2 thoughts on “SAMPAH MENJADI BERKAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s