Praktek Klinik Entomologi

Pembedahan ovarium nyamuk

  1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  2. Membius nyamuk dengan menggunakan kapas yang telah dibasahi kloroform. Masukkan kapas tersebut menggunakan pinset kedalam kandang nyamuk
  3. Setelah nyamuk terbius, mengambil dan meletakkannya dicawan petri
  4. Meletakkan dibawah mikroskop lalu melakukan identifikasi. Identifikasi dibawah mikroskop disekting dengan menggunakan lampu atas
  5. Mencatat ciri-ciri dan mencocokkan dengan kunci identifikasi lalu digambar.
  6. Setelah di identifikasi, kemudian melakukan pembedahan ovari nyamuk dengan cara menyiapkan kaca preparat yang diteteso dengan air jernih 2-3 tetes di tengah-tengah kaca preparat tersebut dengan menggunakan pipet, lalu diletakkan dibawah mikroskop. Kunci preparat dengan penjepit pada mikroskop.
  7. Memegang 2 jarum pada tangan kanan dan kiri. Jarum pada tangan kiri digunakan untuk menusuk bagian thorak nyamuk. Setelah tertusuk, letakkan dibawah mikroskop dengan abdomen nyamuk berada pada air yang ada dikaca preparat tersebut. Lalu tangan kanan digunakan untuk membedah yaitu dengan menusuk abdomen ruas ke-2 dari belakang kemudian di tarik.
  8. Maka akan terlihat badan malphigi, ovarium, maupun usus nyamuk
  9. Melakukan identifikasi ovarium nyamuk. Jika ovarium dalam keadaan nulliparous / penuh dengan telur maka tidak perlu dibedah lagi, namun jika ovarium dalam keadaan parous maka harus dibedah lagi untuk mengetahui dilatasi nyamuk tersebut.
  10. Menyusun laporan praktikum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s