JOGJAAA…

Hellow smuanya…hadduh,,lama bgt rasanya Q gg ngotak atik bLog. Abis vacum dulu inih ceritanya.. pdhl uda gatel si pgen corat-coret.😀 (dinding kaleee)

Eh pemirsa,,,(kaia lg jd presenter)..tau gg?? (ya jelas gg, wong blm dksh tau) kmaren Q abis liburaaan,,,,,ya,,buat refreshing sblum UTS katanya. Liburannya deket si,,di JOGJA. Smua orang Banjarnegara khusunya juga uda pernah kejogja pastinyaa..bahkan uda berkali2..(ciiee). Berhubung ada mata kuliah KEWIRAUSAHAAN yang dlm SKS ada teori dan praktek..(latar belakang nya ini.. :D) jadi..kami 52 mahasiswa Politeknik Banjarnegara jurusan Kesehatan Lingkungan ngadain praktek kejogja. Rencananya ada 5 wilayah yang akan dkunjungi..yaitu:

  1. Pantai parangtritis (gg nyambung sama Kewirausahaan si..)
  2. Pabrik Coklat Monggo
  3. Pabrik Bakpia 25
  4. Dagadu Djogdja
  5. Malioboro

Tempat-tempat yang sudah gg asing lagi bagi para pemirsa tentunya. Hehe. Walaupun deket dijogja,,tp rasanya gag bosen2 deh buat main kesana..

Kita tahu bahwa Kota Yogyakarta berkedudukan sebagai ibukota Propinsi DIY dan merupakan satu-satunya daerah tingkat II yang berstatus Kota di samping 4 daerah tingkat II lainnya yang berstatus Kabupaten. Kota Yogyakarta terletak ditengah-tengah Propinsi DIY, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

1.      Sebelah utara               : Kabupaten Sleman

2.      Sebelah timur              : Kabupaten Bantul & Sleman

3.      Sebelah selatan            : Kabupaten Bantul

4.      Sebelah barat               : Kabupaten Bantul & Sleman

Wilayah Kota Yogyakarta terbentang antara 110o 24I 19II sampai 110o 28I 53II Bujur Timur dan 7o 15I 24II sampai 7o 49I 26II Lintang Selatan dengan ketinggian rata-rata 114 m diatas permukaan laut. Secara garis besar Kota Yogyakarta merupakan dataran rendah dimana dari barat ke timur relatif datar dan dari utara ke selatan memiliki kemiringan ± 1 derajat, serta terdapat 3 (tiga) sungai yang melintas Kota Yogyakarta, yaitu :

1.      Sebelah timur adalah Sungai Gajah Wong

2.      Bagian tengah adalah Sungai Code

3.      Sebelah barat adalah Sungai Winongo

Kota Yogyakarta memiliki luas wilayah tersempit dibandingkan dengan daerah tingkat II lainnya, yaitu 32,5 Km² yang berarti 1,025% dari luas wilayah Propinsi DIY. Dengan luas 3.250 hektar tersebut terbagi menjadi 14 Kecamatan, 45 Kelurahan, 617 RW, dan 2.531 RT, serta dihuni oleh 489.000 jiwa (data per Desember 1999) dengan kepadatan rata-rata 15.000 jiwa/Km².

Kita ulas rinciannya dari tempat ketempat yyuukk….

Yang pertama ni,, kita ke Parang tritis..

Walaupun dalam kewirausahaan, pantai parangtritis enggak ada hubungannya..tp gag lega kalau ke jogja g main kepantai walau sebentar. Hihi… kami berangkat dari Banjarnegara pukul 01.00 waktu itu…(orang2 lg pada mimpi indah,,kita mlah siap2 ke jogja…). rencananya biar nyampe dipantai liat Sunrice…

Sahabat bLog,,Parangtritis adalah desa di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Di desa yang terletak kurang lebih 25 kilometer sebelah selatan kota Yogyakarta ini terdapat pantai di tepi Samudra Hindia.

Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak Pemkab Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis.

Setelah lega bermain2 di pantai…acara selanjutnya adalah makan siang dan menuju ke Pabrik Coklat Monggo. hmmm.. denger kata “coklat” pasty yang cewek # langsung mempertajam penglihatan ni..Di pabrik Coklat Monggo tersebut diharapkan kami dapat mengupas hal-hal dari segi Kewirausahaan, diantaranya mengenai Ide Bisnis, Peluang Bisnis, dan lain-lain.

Dan ternyata,,Pabrik Coklat Monggo itu berawal dari Petualangan di Yogyakarta pada tahun 2001, seorang pria berumur 35 tahun asal Belgia datang ke Indonesia tanpa sebuah perencanaan. Kecewa dengan kurangnya kualitas cokelat yang tersedia di toko – toko di Indonesia sebagai negara ketiga terbesar penghasil kakao, pria Belgia tersebut memutuskan untuk membuat beberapa produk cokelat cita rasa Belgia sendiri dengan sumber daya yang terbatas. Setelah berbagai proses yang dilakukan,,akhirnya dibuka pula Pabrik Coklat Monggo. Pabrik tersebut dimulai tahun 2005, Cokelat Monggo sekarang telah berkembang dengan hampir 100 staf yang bekerja di kantor Yogyakarta dan Jakarta dan di pabri. Produksi utama dilakukan di pabrik adalah di Kotagede,Yogyakarta, di mana ditangan produsen kelezatanlah yang utama diciptakan.

Kemudian mendistribusikan ke kota-kota di seluruh Jawa dan Bali dan berencana untuk memperluas ke pulau-pulau lain di seluruh Indonesia dalam waktu tidak terlalu lama. Produsen terus bekerja untuk mengembangkan produk – produkny. Pada akhirnya kami berharap dapat memperkenalkan cokelat khas Indonesia kami di luar negeri.

http://chocolatemonggo.com/id/content/sejarah-monggo

tau gg pemirsa,,disana kami disuruh mencicipi produk coklatnya. Produknya selalu update lho..waktu kami kesana,,temanya adalah halloween. Ketika masuk..uughh..semuanya bersangkutan dengan halloween pkoknya..dari kondisi ruang hingga kemasan produknya..(unyuu unyuuu bgt) dan yg g kalah penting ni..rasanya ituu….megang bgt (mie seddap kalii) ada yang dalamnya yuppi, ada pula yang beras asin, dan masih banyak lg yg lainnya.

Yaahh…ittulah sedikit cerita dipabrik Coklat Monggo yang memang dari sehi Kewirausahaan maupun kesehatan Lingkungan bisa dicontoh,,kadang ide suatu bisnis itu muncul dari pengalaman pribadi maupun Hobi.🙂

setelah puas di Pabrik Coklat Monggo, kami menjelajah lagi ke Pabrik Bakpia 25. Disana kami melihat proses produksinya…dan yang pasti suruh mencicipi (hahaaii). Karena rasanya enak dan harganya terjangkau….hatiku jadi tergiur belii deh..pura2nya buat oleh-oleh orang dirumah…wkwk

haaaahh…cape sudah mengelilingi 2 Pabrik ituu.. makan siang dulu..Di Restoran Ambar ketawang..
mau mau mauuu….

Abis makan siang…trus jalan2 lagi deh ke Dagadu. Pkoknya sehari Full jalan2nya…hehe.🙂

Disana diceritain sejarahnya dagadu..sama window shopping di tokonya. Kreatif2 bgt lhoo pemirsa…daaaannnn yg terakhir ditunggu2 tu..jalan2 di malioboro…

Semua pemirsa uda tau deeh kalau Jalan Malioboro adalah nama salah satu jalan dari tiga jalan di Kota Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Malioboro dan Jalan Jend. A. Yani. Jalan ini merupakan poros Garis Imajiner Kraton Yogyakarta. Terdapat beberapa obyek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.

Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg khas jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para Seniman-seniman-seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim dan lain-lain disepanjang jalan ini.

Kalau uang beluum abis,,rasanya belum pengen pulang deh… tp karena uangnya uda habis,dan wktunya uda malam,,jd,,uda harus pulang deh..#kasian orang rumah yg nunggu oleh2nya..hahai🙂

Pak supiirr….yukk capcus kita pulaang..

Sampai disini dulu pemirsa ceritanya. Mau pada bubu di bis ini..🙂

LAMPIRAN

6 thoughts on “JOGJAAA…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s